Keluh kesah…..
Tanpa terasa, kini semester 5 sudah didepan mata. Perjalanan kami anak-anak D3TKJ khususnya kabupaten karangasem tanpa terasa sudah 4 semester kita lalui. Berbagai hal dan berita kita alami mulai dari yang sedap sampai yang tidak sedap. Kejadian sedap kita lalui manakala akhir semester kita diminta berkumpul untuk menerima dana beasiswa, namun tidak sedapnya adalah beasiswa kita yang se-iprit itu dipotong untuk biaya berbagai sertifikasi. Berita tidak sedap lainnya adalah gonjang-ganjing masalah keabsahan dari d3tkj tersebut. Selama beberapa pekan rekan2 mahasiswa di milis menggunjingkan masalah sah tidaknya atau lebih tepatnya “apakah ijasah D3TKJ akan diakui BKD?”. BErbagai asumsi dan tanggapan muncul di milis. Namun yang selalu jadi perhatian adalah tanggapan dari Khalid Mustafa. dia adalah salah seorang yang mengerti betul tentang sejarah, tujuan dan dasar hukum dari D3TKJ. Beliau menanggapi bahwa memang tidak ada jurusan D3TKJ namun yang ada adalah jurusan Teknik Elektro atau Teknik lainnya. Nantinya dalam ijasah yang kita terima jikalau lulus adalah ijasah Teknik Elektro. Kepastian tersebut cukup melegakan. paling tidak memberikan angin segar kepada semua mahasiswa ditengah kebingungan akan nasib dan status lulusan nantinya.
Kondisi mahsiswa di tempat magangnya masing-masing cukup beragam. ada yang memang diperhatikan oleh pihak sekolah atau kantor tempatnya magang, ada juga yang minim perhatian. Saya sendiri magang di Dinas Pendidikan Kab. Karangasem mengalami kondisi yang kedua (minim perhatian) selama ini “terkesan” mahasiswa yang magang dijadikan “sapi perah”. Kenapa saya mengatakan “sapi perah”. Selama ini anak-anak D3TKJ hanya kebagian “kerja”. tanpa ada kontribusi kantor kepada mahasiswa. Mereka berdalih bahwa mahasiswa di kantor ini adalah magang. Baca entri selengkapnya »
Komentar Terakhir